Minggu, 08 Desember 2013

Pendapatan dan Beban Pada Bank

Pendapatan Operasional Pendapatan operasional terdiri atas semua pendapatan yang merupakan hasil langsung dari kegiatan usaha bank yang benar-benar telah diterima. Pendapatan operasional bank secara terperinci adalah sebagai berikut :
1. Hasil Bunga
Yang dimasukkan ke pos ini adalah pendapatan bunga, baik dari pinjaman yang diberikan maupun dari penanaman-penanaman yang dilakukan oleh bank, seperti giro, simpanan berjangka, obligasi, dan surat pengakuan utang lainnya.
2. Provisi dan Komisi
Yang dimasukkan ke pos ini adalah provisi dan komisi yang dipungut atau diterima oleh bank, dari berbagai kegiatan yang dilakukan, seperti provisi kredit, provisi transfer, komisi pembelian/penjualan efek-efek, dan lainnya.
3. Pendapatan Valuta Asing Lainnya
Yang dimasukkan ke pos ini adalah keuntungan yang diperoleh bank dari berbagai transaksi devisa, misalnya selisih kurs pembelian/penjualan valuta asing, selisih kurs karena konversi provisi, komisi, dan bunga yang diterima dari bank-bank di luar negeri.
4. Pendapatan Lainnya
Yang dimasukkan ke pos ini adalah pendapatan lain yang merupakan hasil langsung dari kegiatan lainnya yang merupakan kegiatan operasional bank yang tidak termasuk ke dalam rekening pendapatan di atas, misalnya deviden yang diterima dari saham yang dimiliki, pendapatan transaksi valuta asing, dan lain-lain
.
Beban Operasional
Yang dimasukkan ke pos biaya operasional ini adalah semua biaya yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha bank yang diperinci sebagai berikut.
  1. Beban (Pendapatan) Penghapusan Aktiva Produktif
Pos ini berisi penyusutan/amortisasi/penghapusanyang dilakukan bank terhadap aktiva produktif bank yaitu :
- Kredit yang diberikan
- Surat berharga
- Penempatan dana antar bank
- Tagihan akseptasi dan transaksi derivatif
- Penyertaan
- Lainnnya
  1. Beban Estimasi Kerugian Komitmen & Kontijensi
Pos ini berisi penyusustan amortisasi/penghapusan atas transaksi rekening administratif.
  1. Beban Operasional Lainnya
Pos ini berisi semua pengeluaran yang dilakukan bank untuk mendukung kegiatan operasionalnya yitu berupa :
a. Beban Administrasi dan Umum, terdiri dari :
· Premi asuransi lainnya
· Penelitian dan pengembangan
· Sewa
· Promosi
· Pajak ( tidak termasuk pajak penghasilan )
· Barang dan jasa
· Penyusutan/amortisasi/penghapusan aktiva tetap dan inventaris dan amortisasi yang ditangguhkan.
b. Beban Personalia, terdiri dari :
· Gaji dan upah
· Honorarium komisaris/dewan pengawas
· Pendidikan dan pelatihan
c. Beban Penurunan Nilai Surat Berharga
d. Beban transaksi valas : kerugian karena transaksi valas/derivatif berupa spot, forward, swap, dan option.
e. Beban Lainnya : komisi/provisi dari transaksi derivatif, premi asuransi kredit, dan penjaminan dana pihak ketiga.

Pendapatan dan Beban Non Operasional
Pendapatan non operasional adalah pendapatan yang diperoleh bukan dari kegiatan operasional (kegiatan pokok) bank.
Beban non operasioanal adalah pengeluaran atas beban biaya bank yang tidak lazim dalam kegiatan usaha bank.
1. Pendapatan Non Operasioanal
Pos ini terdiri dari :
- Sewa
- Keuntungan penjualan aktiva tetap dan inventaris
- Selisih kurs
- Hasil ofsetting kredit rekening antar kantor dan bunga antar kantor
- Lainnya
2. Beban Non Operasional
Pos ini terdiri dari :
- Denda/sanksi
- Selisih kurs
- Hasil ofsetting debet rekening antar kantor
- Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar